Ketua Umum FPI Habib Muhammad Alatas , Mengatakan Bahwa Dalam Reuni Nanti 212 Kemungkinan Akan Sejumlah Tokoh Yang Akan Hadir
Admin – Jawapers.com
Redaksi
23 November 2025
Jawapers com, Jakarta – Ketua Umum FPI, Habib Muhammad Alatas, mengatakan bahwa dalam reuni nanti kemungkinan besar bakal ada sejumlah tokoh yang bakal hadir.
Salah satu tokoh yang diundang dalam aksi tersebut yakni Presiden Prabowo Subianto hingga Anies Baswedan. Namun hingga saat ini belum ada tokoh yang mengonfirmasi kehadiran.
“Kalau hadir nggak hadir emang kurang tahu ya,” kata Muhammad Alatas, di kawasan Jakarta Timur, Minggu (23/11/2025).Menantu dari Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab itu berharap semua pihak bisa hadir dalam reuni nanti. Sehingga, acara ini juga bisa menjadi momentum persatuan.
“Semoga semua bisa hadir lah. Artinya kita pengen semua pihak, jadi udah nggak ada bergrup-grup lagi. Kita pengen semua bisa hadir, semua bisa bersatu,” jelasnya.
“Karena ini beban negara gak ringan, beban Indonesia berat. Untuk menyelesaikan Palestina juga perlu persatuan dan kesatuan,” imbuhnya.
Mengingat, belakangan pada bulan Agustus lalu, masyarakat sempat mendapatkan perilaku yang kurang mengenakan buntut aksi demonstrasi.Menantu dari Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab itu berharap semua pihak bisa hadir dalam reuni nanti. Sehingga, acara ini juga bisa menjadi momentum persatuan.
“Semoga semua bisa hadir lah. Artinya kita pengen semua pihak, jadi udah nggak ada bergrup-grup lagi. Kita pengen semua bisa hadir, semua bisa bersatu,” jelasnya.
“Karena ini beban negara gak ringan, beban Indonesia berat. Untuk menyelesaikan Palestina juga perlu persatuan dan kesatuan,” imbuhnya.
Mengingat, belakangan pada bulan Agustus lalu, masyarakat sempat mendapatkan perilaku yang kurang mengenakan buntut aksi demonstrasi.Dari hasil pembicaraan dengan Pramono, lanjut Muhammad, Pram mengaku sebagai alumnus dari aksi 212.
“Beliau tidak menjawab secara letter luck akan hadir, tapi beliau hanya mengatakan saya alumnus juga habib. Nah mudah-mudahan itu jadi syarat ya kita nerjemahin ini mudah-mudahan hadir. Jadi secara umum positif, lah,” pungkasnya.Dari hasil pembicaraan dengan Pramono, lanjut Muhammad, Pram mengaku sebagai alumnus dari aksi 212.
“Beliau tidak menjawab secara letter luck akan hadir, tapi beliau hanya mengatakan saya alumnus juga habib. Nah mudah-mudahan itu jadi syarat ya kita nerjemahin ini mudah-mudahan hadir. Jadi secara umum positif, lah,” pungkasnya.Reuni akbar 212 akan kembali digelar di Monumen Nasional (Monas) pada tanggal 2 Desember 2025. Berbeda dari tahun sebelumnya yang dilaksanakan pagi hari, reuni akbar tahun ini justru digelar sore hari atau Ba’da Magrib.
Menurut Ketua Steering Committee (SC) Reuni 212, KH Ahmad Shobri Lubis digelarnya kembali reuni 212 sebagai bentuk menjaga spirit persatuan dan persaudaraan yang telah terbangun sejak 9 tahun lalu.”Maka pada tahun ini, tahun 2025 kita tetap mengadakan acara reuni akbar 212 pada 2 Desember 2025 tetap di Monas, tempatnya tetap di Monas insya Allah ta’ala dimulai waktunya dari Ba’da Magrib,” kata KH Shobri dalam konferensi persnya di resto kawasan Jatinegara, Jakarta Timur, Minggu (23/11/2025).
Dalam reuni akbar 212 tahun 2025 ini, pihak panitia telah menggagas tema besar yaitu ‘Selamatkan Indonesia dari Penjahat dan Merdekakan Palestina dari Penjajah’.Ilustrasi reuni akbar 212 akan digelar di Monas pada 2 Desember 2025.”Semoga spirit ini akan selalu dan selalu menggelora tidak ada putus asa untuk memperbaiki Indonesia,” ujarnya.Ketua Panitia Reuni Akbar 212, Habib Muhammad Alattas juga turut mengimbau kepada seluruh peserta yang ingin mengikuti reuni akbar ini sudah mengambil wudhu sebelum mengikuti rangkaian ibadah salat Magrib berjamaah.
Dia juga mengimbau kepada para peserta untuk membawa perlengkapan salat dan jas hujan atau payung untuk mengantisipasi hujan mengguyur kawasan Monas.
“Kemudian juga untuk jangan lupa membawa bendera merah putih, membawa bendera daripada Palestina, begitu juga membawa bendera tauhid berwarna putih, karena kita akan sama-sama mengibarkan, daripada bendera yang menjadi tema, daripada acara kita di reuni akbar 212 di tahun 2025,” tutur Habib Muhammad.











