HUT Ke 26 BAKAMLA Tahun 2026
i
Admin – Jawapers.Com
Redaksi
7 Januari 2026
Jawapers.com,Jakarta – Kepala Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI Laksamana Madya TNI Irvansyah memastikan kapal patroli hibah baru dari Jepang akan datang 2027.
Pemberian kapal baru dari Jepang ini merupakan bagian dari upaya mempererat kerja sama antara Bakamla RI dan Coast Guar Jepang”Jadi bukan kapal bekas atau apa yang sudah mereka pakai. Tapi ini memang kapal baru, dari nol, mulai dari desain,” kata Irvansyah saat ditemui usai menggelar acara HUT ke-20 Bakamla RI di Jakarta, Rabu ( 7/1/2026).

Irvansyah menjelaskan, pihak Jepang terlebih dahulu telah berdiskusi dengan Bakamla RI soal jenis kapal yang akan dibuat.Diskusi itu dilakukan agar kapal baru ini bisa dibuat berdasarkan spesifikasi dan kebutuhan yang diperlukan untuk menjaga laut lepas Indonesia.
Sambil menunggu proses pembuatan kapal, Irvansyah juga telah mempersiapkan personelnya untuk jadi calon awak kapal buatan Jepang tersebut.
Mereka, lanjut Irvansyah, akan menjalani pelatihan di Jepang untuk mengenal seluk beluk kapal yang akan mereka awaki.

“Kita juga menyiapkan awak yang akan mengawaki kapal tersebut, dan akan dilatih di Jepang, dan langsung akan berlayar ke Indonesia bersama-sama dengan pihak Jepang juga,” jelas Irvansyah.
Irvansyah berharap kapal dari Jepang itu bisa selesai tepat waktu agar secepatnya dapat digunakan untuk memperkuat pengawasan laut Indonesia.Sebelumnya, Sekretaris Utama Bakamla RI Laksamana Muda Bakamla, Samuel Kowaas saat awal 2025 mengatakan pihaknya akan kedatangan kapal baru buatan Jepang guna memperkuat pasukan Bakamla dalam berpatroli.
“Jepang juga akan menghibahkan satu buah kapal patroli, berukuran cukup besar, 85 meter buat Bakamla RI yang kontrak sudah ditandatangani yang segera mulai dibangun,” kata Samuel saat ditemui di kawasan dermaga JICT, Jakarta Utara, Rabu (22/1/2026).
Samuel mengatakan hibah kapal tersebut merupakan bagian dari upaya kedua belah pihak dalam membangun kerja sama di bidang pertahanan laut.
Dia melanjutkan, kapal tersebut diperkirakan selesai dalam kurun waktu dua tahun. Saat ditanya soal jenis dan spesifikasi kapal tersebut, Samuel belum bisa menjelaskan dengan rinci.
“Itu kapal patroli lepas pantai, karena ukurannya cukup besar, sangat besar, 85 meter. Jadi nanti dia bisa beroperasi di laut lepas,” jelas dia.Kepala Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI Laksamana Madya TNI Irvansyah mengatakan pihaknya akan selalu siap berkontribusi dalam proses pemulihan wilayah pasca bencana di Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat.
Dalam jumpa pers hari perayaan ulang tahun ke-20 Bakamla RI di Menteng, Jakarta Pusat, Rabu, dia mengatakan kontribusi itu telah ditunjukan Bakamla RI dengan pengerahan kapal untuk mengantar logistik kebutuhan korban ke lokasi bencana beberapa waktu lalu.
“Kita secara bergantian (mengirim logistik) yang pertama kita mengirimkan sekitar 70 ton bahan bantuan, yang kedua sekitar 92,7 ton,” kata Irvansyah dalam jumpa pers kepada awak media.
iDia menjelaskan pengiriman terakhir dilakukan dari Batam menuju Aceh menggunakan kapal KN. Pulau Dana-323 . Kala itu KN. Pulau Dana-323 mengirim logistik seberat 92,7 ton dari Batam dan sampai di Pelabuhan Lhokseumawe, Selasa (23/12/2025).

Irvansyah melanjutkan, logistik yang diantar pihak Bakamla berasal dari berbagai pihak mulai dari pemerintah daerah hingga masyarakat sipil. Hal ini menandakan tingginya kepercayaan banyak pihak akan kinerja Bakamla dalam misi kemanusiaan di Sumatera dan Aceh.
“Alhamdulillah banyak masyarakat yang menitipkan kepercayaannya kepada kami, dan kami kirimkan ke Sumatera dan Aceh,” ucap Irvansyah.
Iryansyah memastikan, ke depan pihaknya akan selalu siap untuk kembali ditugaskan mengirim logistik bencana ke wilyahan Aceh, Sumatera Barat dan Sumatera Utara, pungjasnya .
(Red)







