Kapolda Metro Jaya bersama para pejabat utama Polda Metro Jaya mengikuti rangkaian kegiatan tersebut dari lokasi Jembatan Merah Putih Presisi di Cabangbungin, sekaligus meresmikan jembatan untuk mulai dimanfaatkan masyarakat.

Kapolda Metro Jaya bersama para pejabat utama Polda Metro Jaya mengikuti rangkaian kegiatan tersebut dari lokasi Jembatan Merah Putih Presisi di Cabangbungin, sekaligus meresmikan jembatan untuk mulai dimanfaatkan masyarakat.

.
Jakarta’- Sebanyak lima Jembatan Merah Putih Presisi di wilayah hukum Polda Metro Jaya diresmikan Presiden bersamaan dengan jembatan lainnya untuk mendukung konektivitas dan mobilitas masyarakat, Kamis.

Kapolda Metro Jaya Komjen Pol Asep Edi Suheri turut menghadiri peresmian sekaligus bakti sosial dan bakti kesehatan di Kampung Pulongandang Tengah RT 10/RW 03, Desa Sindangsari, Kecamatan Cabangbungin, Kabupaten Bekasi.

“Peresmian tersebut menjadi bagian dari rangkaian peresmian Jembatan TNI-Polri dan sumber air bersih yang di resmikan Presiden RI Prabowo Subianto secara virtual melalui konferensi video Zoom,” katanya dalam keterangannya di Jakarta, Kamis.

Kapolda Metro Jaya bersama para pejabat utama Polda Metro Jaya mengikuti rangkaian kegiatan tersebut dari lokasi Jembatan Merah Putih Presisi di Cabangbungin, sekaligus meresmikan jembatan untuk mulai dimanfaatkan masyarakat.

Di wilayah hukum Polda Metro Jaya terdapat lima Jembatan Merah Putih Presisi yang tersebar di Kabupaten Bekasi dan Kota Tangerang Selatan. Empat jembatan berada di Kabupaten Bekasi, sementara satu lainnya berada di Kota Tangerang Selatan.

“Empat titik di Kabupaten Bekasi masing-masing berada di Kampung Kalenderwak, Desa Karangsari, Kecamatan Cikarang Timur; Kampung Kobak Ceper, Desa Karangharja, Kecamatan Pebayuran; Kampung Pulongandang Tengah, Desa Sindangsari, Kecamatan Cabangbungin; serta Desa Bantar Jaya, Kecamatan Pebayuran. Sementara satu jembatan lainnya berada di Kelurahan Ciputat, Kecamatan Ciputat, Kota Tangerang Selatan,” ucap Asep.

Keberadaan lima jembatan tersebut menjadi akses penghubung baru bagi masyarakat untuk menunjang aktivitas sehari-hari.

“Infrastruktur tersebut diharapkan mempermudah perjalanan warga menuju permukiman, sekolah, fasilitas pelayanan, lahan pertanian maupun pusat kegiatan ekonomi, sekaligus memperlancar distribusi hasil pertanian dan produk usaha masyarakat,” kata Asep.

Khusus di Desa Sindangsari, Cabangbungin, Jembatan Merah Putih Presisi menjadi sarana penghubung yang memberikan akses lebih aman dan layak bagi warga sekitar. Usai peresmian, Kapolda Metro Jaya bersama jajaran juga meninjau langsung jembatan serta berdialog dengan masyarakat.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Polda Metro Jaya juga menggelar bakti sosial berupa penyerahan paket bantuan serta bakti kesehatan bagi masyarakat sekitar.

Kapolda Metro Jaya bersama para pejabat utama Polda Metro Jaya meninjau langsung layanan pemeriksaan kesehatan dan berdialog dengan warga. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari kepedulian Polri sekaligus upaya mendekatkan pelayanan kepolisian kepada masyarakat.

Sementara itu Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dalam sambutannya menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur merupakan bagian dari komitmen Polri untuk terus hadir di tengah masyarakat, memahami kebutuhan warga dan membantu memberikan solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi.

“Sesuai dengan arahan Bapak Presiden, kita harus terus bersama-sama berada di tengah-tengah rakyat serta memahami dan mengerti apa yang menjadi masalah di masyarakat,” ujar Kapolri.

Kapolri juga menegaskan bahwa seluruh jajaran kepolisian harus terus menjaga kedekatan dengan masyarakat dan memberikan pengabdian terbaik.

“Polri lahir dari rakyat dan harus selalu menjadi polisi rakyat. Semoga amanah dan pesan dari Bapak Presiden betul-betul dapat kita laksanakan, sehingga kita bisa memberikan pengabdian terbaik demi terwujudnya Polri untuk masyarakat,” pungkas Kapolri.

Peresmian Jembatan Merah Putih Presisi tersebut menjadi wujud kolaborasi Polri, pemerintah dan masyarakat dalam menghadirkan infrastruktur yang memperkuat konektivitas serta memberikan manfaat nyata bagi warga. Masyarakat juga diharapkan turut menjaga dan merawat fasilitas tersebut agar dapat digunakan secara aman dan berkelanjutan.Kapolda Metro Jaya Komjen Asep Edi Suheri dan Pangdam Jaya Letjen TNI Dedy Suryadi memimpin Apel Kebangsaan Jaga Jakarta untuk Indonesia pagi ini. Apel Kebangsaan Jaga Jakarta untuk Indonesia ini digelar di Lapangan Cawan Selatan, Monumen Nasional (Monas).
Pantauan detikcom di lokasi, Sabtu (8/8/2026), Apel Kebangsaan Jaga Jakarta untuk Indonesia diikut oleh personel Polda Metro Jaya dan Kodam Jaya Jayakarta. Apel ini juga melibatkan sejumlah elemen masyarakat.

Sejumlah elemen masyarakat yang mengikut apel kebangsaan ini mulai dari berbagai organisasi kemasyarakatan (Ormas), Serikat Buruh, Komunitas Ojek Online, Satpam, hingga anggota Pramuka dan pelajar.Dalam amanatnya, Kapolda Metro Jaya Komjen Asep mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berkolaborasi bersama TNI-Polri dalam menjaga stabilitas keamanan serta ikut menyukseskan berbagai agenda strategis nasional. Komjen Asep turut mengajak agar seluruh masyarakat Jakarta bisa saling gotong royong menjaga Ibu Kota.

“Menjaga Jakarta, berarti menjaga Indonesia. Melalui apel kebangsaan, kita bangun kekuatan bersama antara unsur pemerintah, TNI-Polri, dan seluruh lapisan masyarakat untuk menjaga keamanan, ketertiban, serta persatuan,” kata Komjen Asep saat memberikan sambutan.

“Dari Jakarta kita hadirkan semangat gotong royong dan kepedulian demi terciptanya situasi yang aman, damai, dan kondusif. Bersama kita jaga Jakarta untuk Indonesia. Salam Jaga Jakarta,” lanjutnya.Dalam kesempatan yang sama, Pangdam Jaya Letjen TNI Dedy menyebut Jakarta sebagai wajah Indonesia sehingga keamanan Jakarta menjadi kekuatan Jakarta. Dia pun mengajak seluruh elemen masyarakat Jakarta bisa berkolaborasi dalam menjaga Jakarta.

“Jakarta adalah wajah Indonesia. Ketika Jakarta aman, Indonesia semakin kuat. Melalui apel kebangsaan dan kolaborasi Pemprov DKI Jakarta, Kodam Jaya/Jayakarta, bersama Polda Metro Jaya dan seluruh elemen masyarakat, mari kita bersatu untuk menjaga keamanan, ketertiban, dan persatuan bangsa. Bersama kita jaga Jakarta untuk Indonesia. Salam Jaga Jakarta,” tutur Letjen Dedy.Dalam Apel ini juga, perwakilan dari sejumlah elemen masyarakat menyampaikan deklarasi Jaga Jakarta. Dalam deklarasi yang disampaikan, sejumlah elemen masyarakat berkomitmen untuk sama-sama ikut menjaga Jakarta dari berbagai gangguan.

Berikut deklarasi yang dibacakan elemen masyarakat:

Kami segenap elemen masyarakat menyatakan sikap:

1. Kami berkomitmen menjaga Jakarta tetap aman, tertib, damai, dan nyaman sebagai rumah bersama seluruh masyarakat serta etalase Indonesia di mata dunia.

2. Kami bersatu dalam kebinekaan, menolak segala bentuk provokasi, intoleransi, kekerasan, dan perpecahan yang dapat mengganggu persatuan dan kesatuan bangsa.

3. Kami memperkuat gotong royong dan kolaborasi antara pemerintah, TNI-Polri, dunia usaha, komunitas pemuda, dan seluruh masyarakat dalam menjaga Jakarta.

4. Kami melindungi generasi muda dan masa depan bangsa dari narkoba, kejahatan, radikalisme, serta pengaruh negatif dengan membangun lingkungan yang sehat, produktif, dan berkarakter.

5. Kami siap menjaga Jakarta untuk Indonesia dengan disiplin, kepedulian, toleransi, dan kebangsaan, demi Jakarta yang maju dan Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *