Malang, 12-09-2026 – Dalam rangka meningkatkan kepatuhan berusaha dan mengoptimalkan penerimaan dari sektor cukai, Bea Cukai Malang kembali mengasistensi pengusaha barang kena cukai yang berlokasi di Kabupaten Malang.
Sebagai bentuk komitmen dalam memberikan pelayanan terkait prosedur dan tata kelola administrasi terutama untuk perusahaan yang baru berdiri, Tim Humas Bea Cukai Malang melaksanakan kunjungan resmi dalam rangka asistensi ke dua pabrik hasil tembakau, yaitu CV Agni Prabawa Lestari pada Selasa (11/08) dan PT Pandawa Berdaya Nusantara pada Rabu (19/08).
“Pemahaman terhadap ketentuan di bidang cukai menjadi salah satu hal penting bagi perusahaan penerima NPPBKC (Nomor Pokok Pengusaha Barang Kena Cukai) baru, khususnya dalam menjalankan kegiatan usaha di bidang cukai,” ujar Kepala Seksi Penyuluhan dan Layanan Informasi Bea Cukai Malang, Pitoyo Pribadi.
Menurut Pitoyo, keterbatasan pemahaman dan pengalaman terkait hak dan kewajiban sebagai pengusaha barang kena cukai, penggunaan pita cukai, pencatatan dan pelaporan, serta pemenuhan ketentuan administrasi dan teknis dapat berpotensi menimbulkan kesalahan dalam pelaksanaan kewajiban cukai. Oleh karena itu, asistensi ini diperlukan sebagai upaya mencegah hal tersebut sekaligus mendorong kepatuhan pengusaha terhadap ketentuan perundang-undangan.
Selain melakukan asistensi kepada pengusaha barang kena cukai baru, Bea Cukai Malang juga melaksanakan diskusi interaktif dalam program bertajuk MBOIS (Metode Berdikari Optimalisasi dan Identifikasi Penerimaan Strategis) di PT Penamas Nusaprima, Kabupaten Malang pada Kamis (20/08).
Melalui program MBOIS ini, Bea Cukai Malang berfokus untuk mengumpulkan data akurat, mengidentifikasi berbagai tantangan atau kendala operasional yang dihadapi perusahaan, sekaligus menggali potensi strategis guna mendukung proyeksi dan optimalisasi penerimaan negara.
Pitoyo mengungkapkan kegiatan berkala ini juga dimanfaatkan untuk memperkuat koordinasi terkait kepatuhan terhadap regulasi kepabeanan dan cukai yang berlaku. “Melalui kegiatan ini, kami berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi dan kolaborasi yang erat dengan pengusaha pabrik hasil tembakau melalui pelayanan yang transparan, solutif, andal, dan profesional demi mewujudkan pertumbuhan industri yang sehat serta optimalisasi penerimaan negara yang berkelanjutan,” pungkasnya.










