Trio Komika GJLS, Rigen Rakelna Ananta Rispo, dan Hifdzi Khoir , Kembali Meramaikan Layar Lebar Melalui Film Terbaru Berjudul GJLS : Berapi – api Komedi , Aksi , dan Drama Keluarga

Film23 Views

Trio Komika GJLS, Rigen Rakelna Ananta Rispo, dan Hifdzi Khoir , Kembali Meramaikan Layar Lebar Melalui Film Terbaru Berjudul GJLS : Berapi – api Komedi , Aksi , dan Drama Keluarga

 

 

Admin – Jawapers Com

 

Jakarta , Jawapers Com –
Trio komika GJLS, Rigen Rakelna, Ananta Rispo, dan Hifdzi Khoir, kembali meramaikan layar lebar melalui film terbaru berjudul GJLS: Berapi-Api.

Mengusung perpaduan komedi, aksi, dan drama keluarga, film produksi Amadeus Sinemagna ini menghadirkan cerita persahabatan yang berujung pada misi berbahaya membongkar sindikat perdagangan anak.

Film garapan sutradara Monty Tiwa tersebut diperkenalkan melalui konferensi pers dan gala premiere di Epicentrum XXI, Jakarta Selatan, Kamis (29/10/2026).

Peluncuran film dikemas berbeda dengan menghadirkan armada mobil pemadam kebakaran asli serta instalasi interaktif Bus Wahana Damkar GJLS.

Awak media dan pengunjung berkesempatan merasakan simulasi menjadi petugas pemadam kebakaran, mengenal perlengkapan keselamatan, hingga berfoto bersama armada damkar.

Di balik kemasan komedinya, GJLS: Berapi-Api menawarkan cerita yang tidak hanya berfokus pada kelucuan tiga karakter utama.

Film ini juga membawa persoalan kemanusiaan melalui pengungkapan jaringan perdagangan anak.

Executive Producer sekaligus CEO Amadeus Sinemagna, Indra Yudhistira, mengatakan film tersebut dirancang dengan skala produksi yang lebih ambisius, tetapi tetap menghadirkan cerita yang dekat dengan kehidupan masyarakat.

“Kami ingin film ini menjadi tontonan wajib di bioskop yang tak hanya mengocok perut, tetapi juga memberikan pesan positif dan kehangatan yang dapat dinikmati bersama keluarga tercinta,” ungkap Indra.

Sutradara Monty Tiwa mengatakan tantangan utama dalam penggarapan film ini adalah mempertahankan karakter komedi khas GJLS tanpa sekadar mengulang formula yang sudah dikenal penonton.

“Di film ini, komedi mereka kami bawa ke ranah yang punya aksi nyata, empati, dan konflik yang menyentuh. Penonton diajak tertawa lepas sekaligus istirahat sejenak dari keresahan duniawi,” tutur Monty.

Dalam film tersebut, Rigen, Rispo, dan Hifdzi memerankan tiga sahabat yang telah berteman sejak kecil dan memiliki cita-cita menjadi petugas pemadam kebakaran yang heroik.

Namun, perjalanan mereka tidak berjalan mulus. Setelah gagal mengikuti pelatihan bersama Regu Algojo Api, ketiganya justru mendapatkan tugas pelayanan non-kebakaran.

Keinginan membuktikan kemampuan dan mencari jalan pintas membawa mereka masuk ke dalam persoalan yang jauh lebih besar. Ketiganya kemudian terlibat dalam upaya membongkar konspirasi perdagangan anak bersama Bu Guru Nana, karakter yang diperankan Grace Emmanuela.

Masing-masing karakter juga membawa latar belakang dan pesan tersendiri.

Rigen menggambarkan sosok yang terus berjuang mengejar mimpi meski harus menghadapi berbagai hambatan. Rispo menghadirkan sisi emosional melalui kepeduliannya terhadap anak-anak panti asuhan.

Sementara Hifdzi membawa pesan tentang seseorang yang pernah menjadi korban perundungan, tetapi mampu tumbuh menjadi pribadi yang peduli dan gemar menolong orang lain.

Ketiga komika tersebut menilai cerita film ini memiliki kedekatan dengan perjalanan mereka dalam dunia hiburan, terutama mengenai persahabatan, perjuangan, dan kemampuan bertahan menghadapi berbagai tantangan.

Melalui perpaduan humor, aksi penyelamatan, dan konflik kemanusiaan, GJLS: Berapi-Api berusaha menyampaikan bahwa keberanian tidak hanya diukur dari kemampuan menghadapi bahaya, tetapi juga dari kepedulian untuk melindungi orang lain.

Kehadiran wahana pemadam kebakaran dalam rangkaian peluncuran film turut menjadi bentuk apresiasi terhadap dedikasi petugas pemadam kebakaran yang berada di garis depan pelayanan masyarakat.

Film GJLS: Berapi-Api dijadwalkan tayang serentak di bioskop seluruh Indonesia mulai 5 November 2026.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *